Capcom Ingin REX Engine Siap untuk Era AI

Capcom Ingin REX Engine Siap untuk Era AI

Author picture
Author picture

Persepsi sebagian besar gamer terhadap penggunaan AI dalam proses pengembangan game saat ini memang sudah melunak. Sebagian gamer sepertinya tidak telalu ambil pusing jika ia digunakan untuk menyederhanakan ragam proses teknis di belakang layar tanpa menyentuh sekalipun sesuatu yang berhubungan dengan seni dan kreatif, seperti aset yang kita temukan saat bermain, misalnya. Hal ini jugalah yang sepertinya tengah diupayakan Capcom dengan engine generasi mereka selanjutnya – REX Engine.

Diskusi terkait REX Engine yang tampaknya masih terus dikembangkan ini memang sudah menyeruak sejak beberapa tahun yang lalu. Kini lewat event Capcom Open Conference RE: 2026 yang digelar Capcom dan dilaporkan oleh situs Jepang – GameBiz, kita punya gambaran apa yang hendak dikejar Capcom.

Sang programmer – Satoshi Ishida menyebut bahwa iterasi RE Engine ini perlahan tapi pasti, mulai berhadapan dengan masalah-masalah pelik setelah 8 tahun menjadi pondasi untuk banyak game keren Capcom.

Ketiga masalah yang dihadapi tersebut: data yang begitu besar sehingga butuh waktu hanya untuk melakukan sedikit modifikasi, jumlah pengguna yang kini sudah mencakup lebih dari 2.000 developer sehingga menuntut penggunaan lebih mudah, dan juga pertumbuhan teknologi AI yang membuatnya kini esensial untuk mempermudah proses pengembangan di masa depan.

Oleh karena itu, REX Engine didesain untuk menangani dan memecahkan ketiga masalah besar ini. Alih-alih membangun sebuah engine baru dari awal lagi, Capcom lebih memilih untuk menyuntikkan lebih banyak fitur ke dalam RE Engine hingga ia mencapai status sebagai engine yang memang mereka butuhkan, terutama di era AI ini.

Salah satu solusi yang mereka hadirkan adalah dengan menyatukan keseluruhan sistem REX Engine menggunakan bahasa pemograman paling universal di dunia saat ini. Dengan pendekatan ini, REX Engine tidak hanya akan mudah digunakan oleh manusia, tetapi juga AI. Dengannya, AI akan lebih mudah memahami tugas yang diberikan kepadanya dan meracik program dari hal tersebut, atau bahkan melakukan aksi playtest sendiri untuk mencari bug yang mengganggu.

Capcom ingin memastikan engine next-gen mereka – REX Engine siap untuk era AI.

Untuk mempercepat proses tersebut, Capcom sendiri ini melemparkan setidaknya dua elemen teknologi dari REX Engine – RE:Dox dan RE:LOG ke internet sebagai program open-source yang bisa diperiksa dan diotak-atik untuk mereka yang hendak menggunakannya dalam proses pelatihan AI.

Capcom sendiri tidak berbagi lebih jauh kira-kira sudah seberapa jauh proses pengembangan REX Engine dan apakah kita akan bisa melihat seperti apa performa dan penampakannya di game-game generasi saat ini juga atau tidaik.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang menantkan sepak terjang REX Engine ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website