Pre-Registrasi Membludak, Game AI Chat RPG Atelier Ryza Ditunda

Pre-Registrasi Membludak, Game AI Chat RPG Atelier Ryza Ditunda

Author picture
Author picture

Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa dari semua franchise yang berdiri di bawah bendera Koei Tecmo, Atelier Ryza mungkin yang bisa dikategorikan sebagai yang paling “disayangi”. Ketika game RPG racikan Gust ini meledak di pasaran dengan angka penjualan yang fantastis, ia langsung dijadikan sebagai target kolaborasi untuk mendorong penjualan franchise lainnya. Ekstra konten pun bermunculan, dari suara ASMR hingga sebuah proyek eksperimental yang menyebutu dirinya sebagai AI Chat RPG bertemakan Ryza. Untuk yang terakhir ini, ia berujung ditunda.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, proyek AI Chat RPG bernama RyzaChat ini hendak menawarkan simulasi berpetualang bersama Ryza yang akan terus melahirkan quest-quest tidak berkesudahan berbasis AI via sistem percakapan. Dengannya, Anda juga nantinya bisa menikmati ragam reaksi wajah Ryza yang imut, kustomisasi kosmetik, hingga ragam wilayah untuk dieksploasi bersama. Sayangnya, game ini harus berujung ditunda.

Bukan karena masalah teknis dan sejenisnya, melainkan karena satu fakta yang membahagiakan. Antusiasme yang diperlihatkan oleh gamer, terutama di wilayah Jepang dimana game ini akan tersedia, benar-benar melebihi ekspektasi KoeI Tecmo dan sang perusahaan pengembang – SpiralAI. Hal tersebut diunjuk via angka pre-registrasi yang membludak.

Rilis RyzaChat terpaksa ditunda karena server yang tidak siap menghadapi membludaknya jumlah pre-registrasi.

Penundaan disebtu oleh CEO SpiralAI – Yuichi Sasaki akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur server mereka. Sayangnya, ia tidak memberikan detail soal angka pasti pre-registrasi yang didapatkan berbanding pada angka yang mampu ditangani server saat ini.

Lantas, bagaimana dengan sistem monetisasi? RyzaChat dipastikan akan mengusung sistem berbasis langganan berbayar yang akan menawarkan sebuah resource khusus bernama “Conversation Token”. Tidak hanya itu saja, sistem langganan ini juga akan dipecah ke dalam beberapa tier berbeda.

Untuk saat ini, RyzaChat belum menetapkan tanggal rilis baru di luar konfirmasi bahwa ia tetap akan berfokus pada dua platform mobile utama – Android dan iOS.

Bagaimana dengan Anda? Termasuk gamer yang tertarik dengan program AI ini?

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website