
Jika Anda hilir mudik di situs sosial media selama setidaknya satu minggu terakhir ini, maka Anda sepertinya tidak akan asing lagi dengan game racikan developer Jepang – Meccha Chameleon. Game yang diracik oleh developer bernama lemorion_1224 dan Haganeiro ini melebur konsep game multiplayer petak umpek dengan kesempatan untuk berkamuflase dengan aksi gambar yang disertakan. Seringkali hadir kocak, mengejutkan, dan kreatif i saat yang sama, Meccha Chameleon mencuri hati banyak gamer di seluruh dunia.
Yang menarik? Viralitas ini tidak sekadar hadir dalam bentuk popularitas semata. Hanya dalam waktu sekitar 2 minggu sejak ia dirilis, Meccha Chameleon berhasil menembus angka 7 juta kopi!
Kesuksesan yang hadir mengejutkan ini tentu saja menimbulkan beragam teori konspirasi seperti yang dicatat oleh situs Automaton. Banyak yang menuduh bahwa Meccha Cameleon sudah secara sembunyi-sembuny membayar para streamer di belakang layar sebagai bagian dari marketing mereka. Yang lainnya menuduh bahwa mereka sebenarnya punya tim lebih besar mengingat mustahil bahwa tim 2 orang seperti ini bisa menangani masalah server yang kini memfasilitasi ratusan ribu player sekaligus.
Namun dalam akun sosial media Twitter resminya, Haganeiro membantah kedua tuduhan tersebut. Untuk masalah server, mereka mengaku menggunakan layanan Epic Online Service yang notabene didstribusikan dan digunakan oleh developer secara cuma-cuma. Situas ini memungkinkan tim super kecil mereka untuk memastikan server Meccha Chameleon tetap bisa ditangani dari segi operasi ataupun biaya.
マッチングもろもろ全部EOSを使ってるので無料です、あと広告費は1円も使ってません
— HAGANEIRO/はがねいろ (@haganeiro_fn) June 17, 2026
Sementara untuk tuduhan satunya lagi? Haganeiro dengan bangga mengumumkan bahwa Meccha Chameleon mencapai viralitas tanpa memiliki budget marketing sama sekali. Viralitas ini tercapai secara organik, dari satu gamer ke gamer lainnya.
Dengan popularitasnya saat ini yang masih terhitung tinggi, sepertinya bukan hal yang tidak mungkin untuk melihat angka penjualan Meccha Chameleon terus meroket dalam hitungan hari atau bahkan beberapa bulan ke depan. Apalagi sang developer juga berniat untuk menambahkan peta bertema Jepang sebagai bagian dari perayaan penjualan 7 juta kopinya.
Bagaimana dengan Anda? Sudah mencicipi game yang satu ini?

