Review Metal Gear Solid – Master Collection Vol. 2: Akhirnya Benar-Benar Bebas!
Page 2

Review Metal Gear Solid – Master Collection Vol. 2: Akhirnya Benar-Benar Bebas!

Author picture
Author picture

Akhirnya Bebas dengan Kualitas!

Setelah terkekang selama 18 tahun, Metal Gear Solid 4 akhirnya bisa dimainkan di platform berbeda selain Playstation 3!

Tentu saja, highlight dari Master Collection Vol. 2 ini adalah Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots  yang setelah selama 18 tahun berujung “terpenjara” di Playstation 3, akhirnya menemukan jalannya ke industri gaming modern. Kami dengan bahagia melaporkan bahwa hasilnya: luar biasa.

Menjajal game ini di Playstation 5 via Master Collection Vol. 2 seolah mendapatkan sebuah pencerahan luar biasa soal seperti apa sensasi Metal Gear Solid 4 di kualitas yang terbaik, baik dari sisi visual ataupun performa. Ia memang tidak pernah diklaim melewati proses remaster memang, namun tidak sulit untuk menemukan bahwa beragam hal yang ditawarkan di versi rilis ulang memang terlihat lebih tajam dibandingkan dengan versi originalnya di Playstation 3.

Namun sekali lagi, perlu diingat atas nama menjaga ekspektasi, bahwa Metal Gear Solid 4 di bundle koleksi terbaru ini bukanlah proyek remake. Oleh karena itu, semua “artifak” lawas dari seri originalnya akan tetap terbawa di sini, baik atas nama cita rasa otentik ataupun rasa frustrasi yang mungkin muncul.

Model karakter mungkin terlihat lebih tajam, namun untuk tekstur lingkungan? Bisa Anda lihat dengan mata kepala Anda sendiri.
Cita rasa otentik berarti membawa kembali semua desain “tua” yang mungkin tidak lagi relevan di industri game modern.

Sebagai contoh? Terlepas dari model karakter yang terlihat lebih tajam di rilis ulang ini, yang juga dengan mudah bisa Anda lihat di ragam tekstur yang secara otomatis “diboyong” oleh OctoCamo milik Old Snake, Anda akan berhadapan dengan tekstur lingkungan di latar belakang yang sayangnya, terkadang masih menyimpan “kenangan” dari versi Playstation 3.

Keputusan untuk tidak banyak mengubah sisi gameplay juga berarti membiarkan ragam kekurangan desain level yang sempat dikeluhkan game ini. Masih ingat level menanjak yang sebenarnya bisa gampang dipanjat oleh Old Snake secara rasional di salah satu level, yang justru menuntut Anda harus mencari jalan yang memutar? Ya, Anda juga akan berhadapan dengan hal yang sama di sini.

Pada akhirnya, bagian terbaik dari rilis ulang ini adalah kesempatan untuk menikmati Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots dalam framerate yang benar-benar nyaman. Dari sesi gameplay yang kami jajal untuk review ini, ia bertahan di 60fps dengan sangat stabil, baik dari sisi cut-scene ataupun gameplay tanpa sekalipun pernah mengalami penurunan yang signifikan dan pantas untuk dibicarakan.

Gamer original versi Playstation 3-nya tentu paham seberapa buruknya framerate di sesi Middle East ini. Kini di rilis ulang? 60fps stabil tanpa masalah, di versi PS5 non-pro kami sekalipun. GILA!
Dengan sistem kontrol yang lebih modern pula, keseluruhan pengalaman ini jauh lebih bisa dinikmati daripada versi originalnya.

Ya, termasuk untuk level Middle East, area pertama di seri ini yang terkenal sebagai “pembunuh framerate” di versi original Playstation 3. Hadirnya begitu banyak NPC yang saling berinteraksi dan ledakan di sana-sini cukup untuk membuat gamer yang sempat menjajal versi originalnya mengalami PTSD tersendiri. Berita bahagianya? Masalah tersebut benar-benar beres di versi ulang Master Collection Vol. 2. Percaya atau tidak, di sepanjang level Middle East ini, framerate tetap berada stabil di 60fps. Bayangkan betapa takjub dan bahagianya kami.

Fantastisnya lagi? Komitmen Konami untuk memastikan cita rasa otentik game ini tetap bertahan juga tidak sekadar diucapkan semata. Kami sendiri tidak paham apakah mereka harus berkutat dengan masalah lisensi atau tidak, namun kesemua item berbasis produk lawas dari iPod hingga isi majalah Playboy yang tersedia tetap berhasil dipertahankan di sini. Tidak bisa disangkal, ada sedikit rasa nostalgia menyeruak dari tiap jengkal memainkan kembali game ini.

Rasa otentik ini juga berarti memastikan bahwa semua tindak-tanduk Snake yang cukup “dipertanyakan” karena jelas memotret aksinya yang mata keranjang tetap dipertahankan di sini. Seperti apa yang berhasil dicapai Konami dengan Metal Gear Solid Delta yang tetap mempertahankan semua scene di versi originalnya, hal serupa juga terjadi di rilis ulang Metal Gear Solid 4 ini. Masih ingat bagaimana Snake berusaha menginntip isi rok Naomi dengan sengaja menjatuhkan rokoknya? Atau bagaimana animasi tewasnya anggota Beauty and the Beast unit selalu diambil dari sudut-sudut kamera yang berbudaya? Tenang saja, semua hal ini akan Anda dapatkan di versi rilis ulang ini.

Entah bagaimana cara mereka menangani lisensi, namun semua produk tua dari iPod hingga majalah Playboy kembali di sini.
Hnnggggg……Naomi….

Maka bersama dengan framerate lebih baik dan visual yang terlihat lebih tajam di resolusi tinggi, Master Collection Vol. 2 ini juga jelas memanfaatkan dengan maksimal teknologi mesin Playstation 5 yang  jadi basis review kami. Tidak ada lagi proses menunggu terlalu lama untuk menikmati aksi dari satu chapter ke chapter lainnya berkat teknologi SSD yang kini jadi tumpuan. Semua proses lorading berjalan hanya dalam hitungan detik saja, bahkan ketika Anda baru memulai sang permainan. INi adalah sebuah terobosan yang menbahagiakan dan melegakan.

Dear Konami, Vol. 3 Please!

Berhasil menghancurkan kemustahilan adalah pujian yang tidak berlebihan ketika kita melihat kualitas Metal Gear Solid 4: Guns fo the Patriots di dalam bundle Master Collection Vol. 2 ini. Namun mengingat hati manusia yang tidak pernah puas, kualitas dan keberhasilan ini juga membuat kami membangun harapan dan mimpi baru untuk Master Collection Vol. 3.

Karena percaya atau tidak, terlepas dari upaya keras untuk membawa semua seri Metal Gear Solid ke platform yang lebih modern, kita masih menyisakan satu seri yang masih belum menemukan tempatnya dengan hype yang tidak kalah besar. Ia bahkan sempat dirumorkan akan jadi salah satu game yang ditawarkan oleh Konami di Vol. 2 sebelum berujung terbantahkan.

Benar sekali, Konami masih belum melepaskan satu nama dari penjara – Metal Gear Solid: The Twin Snakes dari penjara GameCube. Game yang pertama kali dirilis di tahun 2004 atau sekitar 22 tahun yang lalu ini memang diposisikan sebagai proses “remake” Metal Gear Solid pertama dengan ekstra cut-scene yang dibuat lebih gila dan sinematik. Siapa yang mengira bahwa judul yang terhitung legendaris di eranya ini belum menemukan jalannya ke era gaming modern.

Lagipula, kami sendiri tidak akan berkeberatan jika Konami menggabungkan rilis ini dengan Metal Gear Solid V: The Phantom Pain sebagai bagian dari Vol. 3. Seri sandbox yang satu ini mungkin terasa seperti sebuah seri yang modern, namun percaya atau tidak, ia pertama kali meluncur di tahun 2015 kemarin. Ini berarti, Metal Gear Solid V: The Phantom Pain sudah berumur setidaknya 11 tahun! Sebelas tahun!

Walaupun kami sendiri tidak memahami apakah mereka masih berkenan untuk kembali mengotak-ngatik Fox Engine dari seri tersebut yang kini memang sudah dtinggalkan atau tidak, namun potensinya begitu besar. Sebegitu besar dan sebegitu inginnya kami dengan Vol. 3 ini hingga kami tidak berkeberatan juga jika Konami cukup gila untuk menyuntikkan Metal Gear Survive di sana. Ini adalah sebuah kompromi yang bisa kami toleransi.

Author picture
Editor in Chief
Pladidus sudah berkecimpung selama 14 tahun di industri media game Indonesia dan selalu bersemangat untuk merekomendasikan Suikoden II kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

Next Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest

Level Up Your Gaming News!

Subscribe for the latest gaming news and updates.

Share this website