Online yang Mengejutkan

Sesungguhnya, ketika Project Aces dan Bandai Namco membicarakan bagaimana Ace Combat 8 akan didukung dengan pengalaman multiplayer yang lebih lengkap dan padat, kami termasuk gamer yang skeptis. Sulit untuk mengesampingkan kesan, apalagi dengan konfirmasi sistem battle pass berbayar yang diusung, bahwa ia akan jadi skema tambahan yang dirancang untuk mengeruk ekstra uang dari komunitas yang terhitung setia dan fanatik dengan brand yang satu ini.
Namun menyelaminya? Ace Combat Online di seri kedelapan ini datang cukup mengejutkan. Kami sendiri tidak merasa bahwa konsep hub dengan kustomisasi karakter yang ia usung bisa dibilang berkontribusi signifikan untuk menawarkan pengalaman yang berbeda. Jelas sistem ini dibangun untuk memberikan ruang bagi Bandai Namco untuk menjual lebih banyak varian item kosmetik untuk karakter avatar Anda, yang notabene hanya muncul di mode ini saja. Mengingat banyak fungsi yang tetap bisa diakses dari sekadar menu yang bisa diakses dari mana saja, ia setidaknya tidak mengganggu pengalaman online yang ada.


Yang membuat mode online ini menarik datang dari dua fakta tidak terbantahkan. Pertama, ia menerjemahkan pengalaman Ace Combat 8 single-player Anda ke dalam mode online yang seharusnya, baik dari sistem senjata hingga pergerakan tiap pesawat yang ada. Yang membuatnya berbeda adalah fakta bahwa tidak lagi terbang sendiri, Anda kini terbang bersama dengan user lainnnya lintas platform. Kedua? Project Aces menawarkan mode-mode yang membuat pengalaman ini kian bersinar.
Ia menawrkan mode permanen dan mode khusus yang akan aktif dan non-aktif dalam periode spesifik, sehingga proses sekadar menunggu dan iseng saat di hub yang tersedia bisa berbuah sesuati yang manis. Di mode standar, yang jadi favorit kami tentu saja Co-Op Warfare dimana dua tim berisikan 4 anggota tim akan saling berupaya mencatat skor tertinggi melawan pesawat atau unit darat musuh. Tidak terhindarkan, bahwa mode PvPvE ini akan mempertemukan kedua tim yang sudah pasti akan berupaya saling menghancurkan, yang juga berkontribusi pada poin akhir untuk menentukan siapa yang pantas jadi pemenang.
Namun pada akhirnya, bagian terbaik dari Ace Combat Online adalah mode spesial bernama “Emergency Sortie” yang hadir acak dan tidak permanen. Ketika notifikasi di layar tiba-tiba muncul untuk mengabarkan bahwa mode ini aktif dan bisa dipilih, otak Anda akan langsung mengantisipasi sebuah skenario pertarungan yang epik. Bagaimana tidak? Emergency Sortie hadir bak mode Raid di banyak game MMO.
Bahwa alih-alih bersaing dan saling menghancurkan, Anda dan sekitar 7 player lainnya akan membentuk satu tim yang kini dijatuhkan dalam skenario pertempuran melawan arsenal-arsenal raksasa ikonik Ace Combat. Ia bisa berujung jadi kapal selam masif dari seri ini atau Chandelier – sebuah meriam raksasa dari Ace Combat 6 yang menemukan jalannya kembali untuk sebuah skenario pertempuran epik dengan musik pengiring yang fantastis. Melihat bagaimana Anda dan player lain saling bahu-membahu membersihkan mesin-mesin berukuran besar ini selalu berhasil membuat kami tersenyum manis di akhir jika berhasil dieksekusi dengan baik.


Sayangnya terlepas dari daya tarik tersebut, tetap sulit untuk menyangkal bahwa ada potensi Ace Combat Online akan berujung menjadi skema “Pay to Win” di akhir jika tidak ditangani dengan baik. Bibit-bibit ini sudah terlihat dari akses Premium Battle Pass saat review ini ditulis, yang akan langsung membuka secara otomatis salah satu pesawat terkuat di game ini untuk Anda gunakan begitu saja. Pesawat ini berpotensi punya ketimpangan di masalah persenjataan, baik ketika Anda berupaya menghancurkan musuh di misi kompetitif atau berusaha mengumpulkan skor lebih banyak di mode kooperatif. Bahwa jelas, “keuntungan” yang Anda dapatkan di sini bukanlah sekadar item kosmetik saja.
Namun Anda tetap punya kebebasan untuk mengabaikan hal tersebut mengingat gamer-gamer dengan uang sekalipun tidak akan secara otomatis bisa mendominasi di medan pertempuran melawan gamer “miskin” dengan skill pilot Ace Combat yang sudah matang. Apa gunanya sebuah misil dengan daya ledak masif jika ia bahkan tidak bisa menyentuh Anda, bukan?
Kesimpulan

Ace Combat 8 kembali membuktikan diri hadir sebagai game petempuran pesawat jet yang fantastis, yang menawarkan sebuah sensasi familiar di atas penyempurnaan ragam elemen dibandingkan seri-seri sebelumnya. Kesemuanya dibungkus dengan dramatisasi yang bahkan cukup untuk memuat kami mengeluarkan air mata di beberapa titik cerita, yang juga dikombinasikan dengan OST fantastis dan desain misi yang tidak pernah sekalipun terasa repetitif. Kembalinya sistem perintah anggota squadron yang lain sekaligus sistem baru seperti Aircraft Tree dan sistem parts juga berujung pantas disambut dengan tangan terbuka. Seolah masih belum cukup, mode online menawarkan mode seperti “Emergency Sortie” yang fantastis.
Walaupun demikian, Ace Combat 8: Wings of Theve sayangnya tidak bisa diblang sempurna. Kami harus mengeluhkan bagian cerita menyangkut sang karakter utama – Rex dan sang “senior” sebelumnya – Cope yang berujung membingungkan. Karena alih-alih sesuatu yang terasa rasional dari sisi psikologis, caranya dibawakan mulai menyentuh ranah bak supranatural yang harus diakui, terlalu berlebihan di mata kami. Ekstra catatan lainnya tentu saja menyangkut potensi “Pay to Win” di mode online mengingat konten seperti Battle Pass yang ia tawarkan juga memuat hal yang bisa mempengaruhi gameplay dan bukan hanya kosmetik saja.
Namun di luar kekurangan tersebut, kami tidak akan ragu untuk merekomendasikan Ace Combat 8: Wings of Theve yang sekali lagi membuktikan fakta tidak terbantahkan bahwa franchise ini memang eksis lebih dari sekadar game pertempuran pesawat jet saja. Ini adalah sebuah drama, sebuah panggung terbaik untuk aksi dansa di angkasa.
Kelebihan

- Kualitas dan detail visual hadir memanjakan mata, termasuk dari skala kota hingga model karakter
- Tasha hadir super imut dari sisi desain dan kepribadian
- Sensasi pertempuran di angkasa masih sama menegangkan dan memuaskan
- Pendekatan gaya OST baru yang tetap memesona
- Voice acting, terutama bahasa Inggris, memainkan perannya dengan sangat baik
- Mode “Emergency Sortie” di mode online benar-benar epic
- Sistem Aircraft Tree dan Parts menambah elemen strategi baru
- Sudut pandang orang pertama berhasil menawarkan pendekatan cerita yang baru dan menyegarkan
Kekurangan

- Cerita Rex sebagai karakter dan sang “mentor” – Cope terasa terlalu supranatural
- Mode online rentan potensi Pay to Win
Direkomendasikan untuk gamer: pencinta Ace Combat, penikmat game action dengan visual dan musik pendukung fantastis
Tidak direkomendasikan untuk gamer: rawan vertigo, hanya mencintai Ace Combat; Assault Horizon

